
Ben Watson menjadi pahlawan kemenangan Wigan. Gol sundulannya berhasil menerobos pertahanan City. Meski sempat di unggulkan, City nyaris tidak memiliki peluang bagus untuk memasukkan bola ke gawang Wigan yang di kawal oleh Joel Robles.
Wigan Menerima umpan terobosan, Callum McManaman berhasil mengecoh penjaga gawang City, Joe Hart, yang berusaha menutup pergerakannya di sisi kanan gawang. Sayang, ketika bola digiring ke tengah, pergerakan McManaman ditutup beberapa pemain.
Akibatnya, bola tendangan yang dilepaskan ke arah gawang yang tak lagi dikawal Hart, masih membentur kaki Pablo Zabaleta, sehingga selamatlah City dari kebobolan. Sampai peluit panjang tanda paruh pertama usai, tak ada gol yang tercipta.
Di babak kedua, City tetap bermain agresif tetapi mereka tetap kesulitan membuat gol. Malah Wigan nyaris mencetak gol jika tendangan bebas Shaun Maloney di menit ke 75 tak membentur mistar gawang.
Pada menit ke 85, City bermain dengan 10 orang setelah Zabaleta terkena kartu merah akibat melanggar dengan keras McManaman. Inilah momentum bagi Wigan untuk bangkit dan mulai menguasai jalannya pertandingan. Gol yang dinantikan tiba di masa injury time, ketika Watson menyundul bola tendangan pojok Maloney.
Demikian artikel tentang Wigan Membawa Pulang Gelar Juara Piala FA ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Wigan Membawa Pulang Gelar Juara Piala FA ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

